Home > News > Curah Hujan Tinggi Akibatkan Banjir di Sinjai Timur, dan Longsor di Sinjai Tengah

Curah Hujan Tinggi Akibatkan Banjir di Sinjai Timur, dan Longsor di Sinjai Tengah

SINJAI. Rn. Curah hujan tinggi dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Kabupaten Sinjai pada Rabu (20/05/2020) malam hingga kamis pagi, mengakibatkan banjir  pada dua desa di Kecamatan Sinjai Timur, yaitu Desa Panaikang serta Desa Lasiai,  dan tanah longsor di Kecamatan Sinjai Tengah pada Kamis (21/05/2020).

Desa Panaikang Kecamatan Sinjai Timutr

Longsor di Dusun Bonto Laisa Desa Gantareng Kecamatan Sinjai Tengah pada pukul 09.00 wita  mengakibatkan hilangnya sebagian badan jalan poros Provinsi Sulawesi Selatan yang menghubungkan Sinjai dengan Malino Kabupaten Gowa, sepanjang 15 meter yang berdampak terhadap terganggunya kelancaran lalu lintas dan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

Dusun Korosi Desa Lasiai Kec. Sinjai Timur

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang merupakan aset pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini, Babinsa, Sertu Anwar berkoordinasi pemerintah Desa Gantareng, telah mendatangi lokasi dan menghimbau  warga masyarakat sekitar untuk lebih meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan.

Tanaman warga terendam banjir

Sementara itu, pada waktu yang hampir bersamaan dari akibat yang sama pula, juga terjadi banjir di Kecamatan Sinjai Timur. Tepatnya pada Dusun Maccin Desa Panaikang setinggi 1 meter lebih, dan pada Dusun Korosi Desa Lasiai dengan ketinggian 40 sampai 70 centimeter.

Menerobos banjir sudah biasa

Selain menggenangi sawah warga, banjir yang terjadi akibat luapan sungai sekitar, juga  menyebabkan ruas jalan tertutup dan tidak dapat dilewati kendaraan, baik roda empat maupun kendaraan roda dua.

Anggota Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD, Wahdaniah yang berada pada lokasi kejadian melaporkan,  bahwa hingga pukul 13.00 wita, banjir belum surut, namun warga yang sudah terbiasa dengan kejadian tahunan ini tetap melaksanakan aktifitasnya di luar rumah.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun tanaman warga yang terendam banjir dikhawatirkan akan mengalami kerusakan.

Komentar Facebook