Minggu, Desember 8, 2019
Home > News > Nasional > “Curhat” Wakil Bupati Sinjai Dicatat dan Akan Ditindaklanjuti Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup

“Curhat” Wakil Bupati Sinjai Dicatat dan Akan Ditindaklanjuti Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup

SINJAI. Re-Aksinews.com. Menghadiri rapat koordinasi Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan se-Ekoregion Sulawesi dan Maluku di Jakarta Convertion Center, pada Jum’at (12/07/2019) menjadi momen tersendiri bagi Wakil Bupati Sinjai, Hj Andi Kartini Ottong untuk curhat kepada Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup terkait permasalahan banjir yang sering melanda Kabupaten Sinjai.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong mengungkapkan, bahwa kondisi bencana banjir saat ini sudah sangat menghawatirkan karena hampir setiap hujan deras dapat menggenangi beberapa titik di pusat Kota Kabupaten Sinjai.

Hal ini menurutnya, membutuhkan perhatian serius,  bukan hanya Pemda tetapi juga Pemerintah Pusat, dan hal ini lanjutnya yang mendorong dirinya untuk bertemu dengan penentu kebijakan diantaranya Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup guna menyampaikan lansung permasalahan tersebut.

“Dan, Alhamdulillah direspon dengan sangat bagus dimana masalah ini sudah dicatat dan akan dilakukan tindak lanjut”. Ungkapnya.

Sementara terkait dengan pelaksanaan rapat koordinasi Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang tahun ini mengangkat tema “Refleksi dan Proyeksi Pembangunan Lingkungan Hidup Kehutanan,” Wakil Bupati berharap bisa terus berkelanjutan.

Sebab baginya, rapat koordinasi ini sangat penting untuk membicarakan kondisi lingkungan di masing-masing daerah, kemudian saling memberikan informasi dan solusi bagi Daerah yang sudah sukses dalam hal penanganan lngkungan. Jelasnya.

Sementara itu, dalam laporannya, panitia mengungkapkan tujuan pelaksanaan kegiatan yang diharapkan dapat  menggambarkan kondisi dan permasalahan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Daerah dalam Wilayah Ekoregion Sulawesi dan Maluku, serta menjawab ekspektasi daerah terhadap permasalahan tersebut.

Staf Ahli Menteri Bidang Industri dan Perdagangan Internasional, Laksmi Dhewanthi dalam sambutannya kembali mengingatkan penekanan Presiden RI yang disampaikan saat Pembukaan Pekan Lingkunga Hidup dan Kehutanan pada tahun 2018, pada 3 hal pokok dalam konteks internasional dan global, yakni, hak asasi manusia, demokratisasi dan lingkungan hidup.

Penekanan Pentingnya Lingkungan Hidup dan Kehutahan menjadi kunci dan jawaban dari solusi atau tantangan pembangunan yang dihadapi saat ini. Terangnya.

Salah satu amanah yang diberikan adalah menjamin lingkungan hidup yang bersih dan sehat bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, juga harus tetap dibarengi dengan upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui pengurangan beban pencemeran, perlindungan konservasi, dan melindungi ekosistem-ekosistem yang esensial.

Komentar Facebook