Home > News > Geram Dengan Pemberitaan di Media, Asosiasi BPD Kabupaten Sinjai Akan Melakukan Somasi

Geram Dengan Pemberitaan di Media, Asosiasi BPD Kabupaten Sinjai Akan Melakukan Somasi

Sinjai_Rn– Merebaknya informasi terkait meninggalnya salah seorang anggota BPD beralamat di Sinjai Borong. yang diduga ditikam karna pembagian BLT dan dilansir sejumlah Media Online yang tidak profesional dan cenderung abal abal membuat institusi BPD se Kabupaten Sinjai geram.

Bukan hanya itu tidak adanya cek of balance yang dilakukan oleh sejumlah awak Media Online di Kabupaten Sinjai dalam menyajikan informasi pablik apalagi terkait dengan dugaan pembunuhan disinyalir disebabkan oleh pembagian BLT, dengan menuding anggota BPD dianggap lalai dalam melaksanakan tugasnya.

Andi Ihwan Usman yang juga Ketua umum Asosiasi BPD se Kabupaten Sinjai mengutuk keras dan bahkan akan melakukan somasi tehadap cara cara sejumlah media online yang tidak obyektif, profesional dan tidak menjadikan kode etik pers dalam melaksanakan fungsinya selaku pewarta.

“Ini sangat berbahaya apalagi cendrung menjustifikasi sebuah obyek peristiwa yang muaranya dapat merusak dan bahkan mencoreng nama baik Institusi BPD yang terhormat ini.

Olehnya itu insya Allah jika tidak ada aral melintang dalam waktu dekat ini kami akan melakukan rapat bersama seluruh pengurus BPD se Kabupaten Sinjai, guna menyikapi permasalahan ini. Tegasnya

Terpisah Muhammad Ridwan Wakil Ketua BPD Kabupaten Sinjai yang juga Ketua BPD Desa Saukang sudah menyiapkan langkah langkah prefentif dan tegas tekait dengan cara cara sejumlah oknum wartawan media online dalam menyajikan informasi kepada publik yang justru sangat jauh dari tatanan, etika dan kode etik yang sesungguhnya menjadi payung hukum kepada wartawan dalam melaksanakan tugasnya.

“Saya berharap, agar kepada siapa saja khususnya rekan rekan wartawan media online untuk sesegera mungkin meluruskan informasi ini kepada publik dengan cara menyajikan informasi melalui konfirmasi kepada sumber dan beberapa pemangku informasi lainnya supaya tidak ada lagi tudingan miring kepada semua pihak terkait data dan fakta informasi itu (khususnya teman teman wartawan yang telah me release tentang anggota BPD yang ditikam karna pembagian BLT).

Ditempat terpisah Camat Sinjai Borong Andi Muliati Anwar, juga membantah Terkait beredarnya isu bahwa yang menjadi korban penikaman diwilayah pemerintahannya ada seorang Anggota BPD.

“Tidak benar Itu dek, korban (AS) itu hanya petani Biasa, tuturnya. (w)

Komentar Facebook