Home > News > Himbauan MUI Sinjai Tentang Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19

Himbauan MUI Sinjai Tentang Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19

SINJAI. Rn. Setelah hampir satu bulan melaksanakan ibadah puasa di tengah pandemic Covid-19, maka dalam hitungan hari ke depan umat islam akan merayakan  hari kemenangan pada tanggal 1 Syawal 1441 H/2020 M yang akan ditandai dengan pelaksanaan salat idul fitri.

Namun di tengah situasi pandemi Covid-19 yang selama ini merebak dan belum terkendali secara menyeluruh pada semua wilayah di belahan dunia, termasuk di Bumi Panrita Kitta Kabupaten Sinjai, mendapat perhatian serius dari para Ulama dan Umara untuk tetap memberikan perlindungan kepada segenap umat dari potensi ancaman penularan.

Demikian halnya dengan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sinjai bersama Kepala Kantor Agama Kabupaten Sinjai yang pada Selasa malam  tanggal 19 Mei 2020 menggelar  pertemuan dengan Bupati Sinjai, Ketua DPRD, Komandan Kodim 1424 Sinjai untuk menyampaikan rancangan himbauan MUI Sinjai terkait  teknis pelaksanaan salat idul fitri 1441 H/2020 M di Kabupaten Sinjai di tengah Pandemi Covid-19.

Sekretaris MUI Kabupaten Sinjai, H. Roslan menyampaikan, bahwa rancangan himbauan pelaksanaan salat idul fitri disusun setelah melakukan pertemuan sebelumnya bersama Kepala Kantor Kementerian Agama dan unsur Pemerintah Daerah, dalam hal ini pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai.

Selain itu, pihaknya juga telah memperhatikan Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat  Takbir dan Salat Idul Fitri Pandemi Covid-19 serta SE Menteri Agama RI Nomor 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H di Tengah Pandemi Wabah Covid-19, ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menyampaikan respon positifnya terhadap kepedulian MUI Kabupaten Sinjai dalam upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sinjai, termasuk di hari raya idul fitri 1441 H, dan himbauan MUI tentu akan tetap didukung oleh pemerintah daerah.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Lukman H. Arsal meminta pihak MUI dan Kementerian Agama untuk mempertegas dan mensosialisasikan himbauan MUI Kabupaten Sinjai ke seluruh lapisan masyarakat, sehingga semua himbauan yang akan dituangkan dalam surat MUI nantinya, benar-benar dapat dipatuhi dan dilaksanakan bersama.

Hal senada juga disampaikan Komandan Kodim 1424 Sinjai, Letkol Inf. Oo Sahrojat yang meminta agar ketegasan himbauan tidak hanya pada pernyataannya saja, tetapi juga pada pelaksanaannya melalui dukungan yang optimal dari segenap elemen masyarakat, sehingga melalui pertemuan ini yang juga diikuti oleh para Camat lewat vidcon, diharapkan bisa menjadi media untuk penyebarluasannya.

Dari rangkaian hasil pertemuan dan pembahasan yang dilakukan dengan melibatkan banyak pihak, MUI Kabupaten Sinjai pada Rabu (20/05/2020) menyampaikan  Surat Edaran Nomor 04/MUI-SJ/V/2020 yang selain memuat panduan kaifiat takbir dan salat idul fitri di tengah Pandemi-Covid-19 juga mengeluarkan maklumat.

Salah satu poin dalam maklumat itu, adalah  pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H boleh dilaksanakan di rumah dengan berjamaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri (mumfarid).

Kemudian pada poin lain dinyatakan, “Pemerintah Daerah menjadikan surat edaran ini sebagai pedoman dalam menetapkan kebijakan penanggulangan Covid-19, tentang masalah keagamaan khususnya hari raya Idul Fitri 1441 H dan umat islam wajib mentaatinya”.

Komentar Facebook