Home > News > Jenazah Korban Penganiayaan tak bisa Pulang, KEPDAH Buka Donasi

Jenazah Korban Penganiayaan tak bisa Pulang, KEPDAH Buka Donasi

Sinjai_Rn- Shalat idul fitri Ramadhan 1441 telah berlalu, kabar duka dan haru berhembus dari salah Seorang pria paruh baya yang menjadi korban penganiayaan tetangganya sendiri pada hari Jumat 22/5/2020 di Desa Persatuan Kec. Pulau Sembilan Kab. Sinjai

Kejadian naas yang terjadi pada Lama Bin Dado (65) yang terkena benda tajam pada kepala bagian samping kanan mengharuskan dirinya di rawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai, namun karena luka parah yang dialaminya cukup serius, terpaksa korban/red harus di rujuk ke  Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk tindak lanjut yang lebih intensif kepada korban.

Ashari ketua KEPDAH mengatakan,”Hal haru ini terpancar khususnya masyarakat Pulau Sembilan pasalnya tepat pada hari minggu tanggal 24 mei 2020 Beliau harus di rujuk ke Makassar untuk operasi tetapi pada saat operasi beliau menghembuskan nafas terakhirnya”.

Kami memohon selaku pemuda Pulau Sembilan, ingin menggugah hati para dermawan yang terhormat untuk turut membantu pemulangan jenazah, Karena keadaan keluarga tidak mampu untuk menyelesaikan biaya admistrasi di RS Wahidin, jadi sampai sekarang ini jenazah belum bisa dibawa pulang karena harus diselesaikan dahulu biaya operasi dan admistrasinya, semoga ada para dermawan yang bisa membantu sedikit beban keluarga almarhum, untuk diketahui biaya yang harus ditanggung oleh keluarga korban adalah Sebesar Rp.20.750.500. (rl/aw)

Komentar Facebook