Home > OPINI > KOPEL: PENTINGNYA TRANSPARANSI DANA PENAGANAN COVID-19

KOPEL: PENTINGNYA TRANSPARANSI DANA PENAGANAN COVID-19

Sinjai_Rn– Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Sinjai meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai agar anggaran penanganan Covid-19 dikelola secara transparan dan melibatkan public dalam proses pengawasan, proses ini penting agar anggaran hasil Refocusing dan realokasi belanja barang dan jasa tepat sasaran dan tidak dikorupsi.
Dari analisis yang dilakukan KOPEL, jika mengacu pada Keputusan Bersama Kemendagri dan Kemenkeu Nomor 119/2813/SJ dan Nomor 177/KMK.07/2020 potensi anggaran dari penyesuaian belanja daerah melalui rasionalisai belanja pegawai, rasionalisasi belanja barang/jasa sekurang-kurangnya 50% dengan mengurangi anggaran belanja dan rasionalisasi belanja modal sekurang-kurangnya 50% dari anggaran belanja mencapai Rp. 24 milyar lebih.
KOPEL menegaskan agar anggaran hasil rasionalisasi betul-betul dibelanjakan sesuai petunjuk surat keputusan Bersama Kemendagri dan Kemenkeu yakni belanja bidang kesehatan Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis, sarana dan peralatan layanan kepada masyarakat, dan penanganan pasien Covid-19
Penyediaan jaringan pengaman social/social safety net seperti pemberian bantuan sosial kepada masyarakat miskin/kurang mampu yang mengalami penurunan daya beli akibat pandemic covid-19
Dan terakhir, penanganan dampak ekonomi terutama menjaga agar dunia usaha tetap hidup melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.
KOPEL juga mendorong agar DPRD Sinjai berperan aktif dalam pengawasan anggaran Covid-19. Dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun sinergitas dalam pengawasan anggaran karena KOPEL menilai Potensi penyalahgunaan anggaran sangat rentan terjadi jika Pemda transparan.

Sinjai, 14/05/2020
Zulkarnain
Ketua Divisi Advokasi Keuangan Daerah
KOPEL Sinjai

(Semua isi dari tulisan ini adalah tanggung jawab penulis)

Komentar Facebook