Home > News > Pasien Positif Covid-19 Menjadi 23 orang, Bupati Sinjai Fokus Menjaga dan Melindungi Masyarakat

Pasien Positif Covid-19 Menjadi 23 orang, Bupati Sinjai Fokus Menjaga dan Melindungi Masyarakat

Laporan Wartawan Re-Aksi News, Awaluddin Adil

SINJAI.Rn. Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Minggu (31/05/2020), kembali menggelar rapat evaluasi perkembangan kasus Covid-19 dan efektifitas kebijakan dan langkah penanganan yang telah dilaksanakannya selama 75 hari terhitung sejak tanggal 16 Maret lalu.

Bupati Sinjai Selalu Hadir di Tengah Warga Terdampak Covid-19

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas, turut dihadiri Ketua DPRD Sinjai, Lukman H. Arsal. Komandan Kodim 1424 Sinjai, Letkol Inf. Oo Sahrojat, Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Ajie Prasetya, Kabag Sumdam Polres Sinjai, Kompol Aminullah mewakili Kapolres Sinjai.

Selain itu, pada rapat yang dipandu Sekretaris Gugus, Budiaman juga hadiri beberapa Kepala OPD disamping video conference dengan para Camat se Kabupaten Sinjai.

Dalam sambutannya Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa kembali menyampaikan informasi perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sinjai yang hingga 31 Mei 2020 telah mencapai 23 orang menyusul adanya 2 kasus positif asal Kecamatan Sinjai Barat.

Menyikapi pertambahan kasus positif tersebut, Bupati meminta para anggota Gugus Tugas, Camat dan seluruh stakeholders terkait untuk tetap semangat dan fokus menjalankan tugas dan kewajiban menjaga serta melindungi wilayah dan masyarakat dari ancaman penyebaran dan penularan, baik yang berpotensi dari imported case maupun melalui transmisi lokal.

“Meskipun kita prihatin dengan penambahan kasus positif Covid-19 ini, namun kita juga merasa bersyukur atas keberhasilan kita dalam mengidentifikasi, menelesuri dan menemukan kasus positif ini yang tentunya akan mendorong kita untuk lebih meningkatkan pelayanan dan penyelematan, baik terhadap mereka yang terkonfirmasi positif maupun terhadap warga yang berpotensi tertular”. Jelasnya.

Karena itu, Bupati meminta agar upaya surveilans dan contact tracking lebih dimaksimalkan dengan tetap menjaga serta mengawal pintu masuk keluar perbatasan wilayah Sinjai.

Dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 ini, Bupati juga meminta para kepala desa untuk berperan serta menyediakan rumah isolasi di desanya masing-masing, sebab hotel Sinjai yang selama ini digunakan sebagai ruang isolasi sudah penuh, sedangkan hasil identifikasi, penelusuran dan hasil pemeriksaan, baik OTG maupun ODP tetap meningkat.

Dalam kaitan ini, Bupati juga berharap agar pemetaan sebaran kasus Covid-19 tidak hanya terbatas sampai pada wilayah kecamatan, tetapi perlu dipetakan sampai pada tingkat desa, sehingga penanganannya pun bisa lebih fokus dan dapat menjadi peta jalan untuk sampai pada upaya penyesuaian tatanan kehidupan normal (new normal life).

Ketua DPRD Sinjai, Lukman H. Arsa;l

Ketua DPRD Sinjai Hadapi Pandemi Dengan Semangat dan Kerja Keras

Sejalan dengan harapan Bupati Sinjai, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19, Lukman H. Arsal yang juga Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, juga memandang perlunya menjaga semangat kebersamaan dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 yang mengalami tren peningkatan pada beberapa kasus.

Politisi Partai Gerindra ini meminta kepada segenap elemen pemerintah daerah dan seluruh warga masyarakat untuk tidak pesimis dengan perkembangan kasus yang ada, sebab meskipun kita tidak mengharapkan adanya warga yang terjangkit positif, namun faktanya kita tidak bisa menghindarinya.

Terungkapnya data warga yang positif sampai hari ini, menandakan, bahwa pemda dan gugus tugas bersama masyarakat benar-benar telah bekerja dengan baik sehingga hampir tidak ada satu pun yang bisa lolos dari jangkauan upaya deteksi, identifikasi dan penelusuran sampai penetapan kasusnya.

“Semangat inilah yang harus kita jaga, tetapi semangat itu harus tetap dibarengi dengan kerja keras semua pihak, tidak boleh ada pesimistis di antara kita. Kita harus tetap berikhtiar dan bekerja keras dalam upaya pemulihan-pemulihan baik pemulihan kesehatan maupun ekonomi. Insya Allah kita bisa,” pungkasnya.

Dandim 1424 Sinjai, Akan Berjuang Sampai Titik darah Penghabisan

Komandan Kodim 1424 Sinjai, Tetap Siapkan Pasukan Untuk Memback Up Sampai Virus Corona Terakhir dan Akan Mengikis OTP

Menghadapi tantangan penyebaran dan penularan Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, terutama dalam upaya pelaksanaan berbagai langkah dan kebijakan penanganannya, Komandan Kodim 1424 Sinjai, Letkol Oo Sahrojat yang juga merupakan Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19, menyatakan komitmennya untuk tetap memback up semua kebijakan penanganan Covid-19.

“Kami akan tetap memobilisasi pasukan yang ada untuk memback up sampai titik darah penghabisan, sampai tuntasnya virus korona terakhir hingga di tingkat desa melalui pengerahan Koramil dan Babinsa”, tegasnya.

Dandim menilai, bahwa perkembangan data  kasus Covid-19 di Kabupaten Sinjai, baik pada kasus OTG sampai yang dinyatakan sembuh, menjadi indikator nyata dari hasil kerja maksimal gugus tugas, surveilans, tim tracking dan semua pihak yang harus kita tetap rawat dengan semangat kebersamaan.

Dalam penanganan Covid-19 saat ini, langkah dan upaya penyadaran masyarakat harus dilaksanakan secara paralel dengan kebijakan penanganan kasus, karena kita berharap dengan upaya penyadaran akan dapat mengurangi kasus OTP (Orang Tidak Peduli) dengan kerja keras dan kebijakan penanganan Covid-19.

Kajari Sinjai, Stressing Pada Kedisplinan

Kajari Sinjai Akan Turun Langsung Ke Desa Dengan Stressing Pendisiplinan Masyarakat

Mengawali pandangannya dalam penanganan Covid-19, Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Ajie Prasetya yang juga merupakan Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19, menyampaikan apresiasinya terhadap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Andi Suriyanto Asapa atas kedisplinan, keuletan dan komitmennya dalam mendedikasikan diri secara professional menangani kasus Covid-19.

Terkait dengan upaya untuk lebih mendisiplinkan warga masyarakat dalam memutus mata rantai penularan Covid-19, Kajari memandang perlu untuk duduk bersama dengan pihak Pengadilan Negeri dan Kepolisian guna meramu dan menyatukan langkah serta persepsi dan kebijakan, khususnya dalam hal penegakan aturan.

Namun dalam waktu dekat ini, pihaknya akan turun langsung ke desa-desa untuk memberikan pendampingan kepada kepala desa dalam penanganan Covid-19, dan melalui momentum itu, Kajari akan menyampaikan stressing pada upaya mendisiplinkan masyarakat.

“Untuk langkah-langkah penegakan disiplin dalam penanganan Covid-19 ini, para Aparatur Sipil Negara (ASN), diharapkan dapat menjadi contoh dan teladan dalam setiap pelaksanaan kebijakan penanganan Covid-19 khususnya dalam hal penerapan protokol kesehatan, dan selanjutnya akan terus digencarkan  kepada masyarakat umum”, terangnya.

Sementara yang mewakili Kapolres, akan meneruskan dan melaporkan kepada Kapolres seluruh rencana kebijakan maupun banyak harapan yang terungkap dalam rapat evaluasi tersebut.

Komentar Facebook