Home > News > Pasien Transmisi Lokal Positif Covid-19 di Sinjai Bertambah

Pasien Transmisi Lokal Positif Covid-19 di Sinjai Bertambah

SINJAI. Rn.  Pasien positif Covid-19 dari transmisi lokal di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan  terus bertambah dari sebelumnya satu orang meningkat menjadi 3 orang setelah adanya penambahan 2 orang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari wilayah kecamatan berbed, yaitu Sinjai Timur dan Sinjai Tengah, sehingga total kasus positif di Kabupaten Sinjai, kini mencapai 21 orang.

Pertambahan 2 kasus positif Covid-19 transmisi lokal ini, secara resmi disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sinjai yang tidak lain adalah Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa pada Sabtu (31/05/2020) di Gedung Pertemuan Sinjai Bersatu yang selama ini digunakan sebagai markas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Andi Seto Gadhista Asapa, mengungkapkan bahwa meskipun terjadi penambahan jumlah pasien positif Covid-19, hal ini tidak boleh menurunkan kinerja kita untuk terus berupaya memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,  dan meminta kepada Camat yang mengikuti pengumuman melalui video conference untuk tetap semangat.

Dan kepada Kepala Dinas Kesehatan, Bupati Sinjai meminta agar asal desa data pasien, juga  dapat dipublish pada web site pemerintah daerah, sehingga pemerintah desa dan masyarakat luas dapat ikut mengetahui untuk kemudian lebih meningkatkan kewaspadaannya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Andi Suriyanto Asapa yang juga merupakan Juru Bicara Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai dalam percepatan penanganan Covid-19, juga mengungkapkan kabar baik akan sembuhnya 3 pasien Covid-19 yang telah dirawat sebelumnya di Makassar, yang hari ini juga telah dijemput untuk dipulangkan ke desanya masing-masing.

Menurut Kadis Kesehatan, 2 kasus positif yang baru berasal dari Kecamatan Sinjai Tengah dan Kecamatan Sinjai Timur merupakan kontak dari kluster 14 yang diperoleh dari hasil pengembangan tracking dan surveilans, dan dengan kasus tambahan ini, maka Sinjai ttidak bisa lagi dikatakan sebagai zona hijau, tidak terkecuali pada wilayah kecamatan yang belum terdata memiliki kasus OTG, terangnya.

Dari pengembangan tracking yang dilakukan pada cluster sebelumnya, Kadis Kesehatan juga menyampaikan jika saat ini pihaknya harus bekerja lebih keras lagi untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian swab terhadap 34 contact tracking baru yang menjadi tambahan terhadap 169 contak tracking sebelumnya.

Komentar Facebook