Home > News > Penyelenggara Bantuan Pangan Non Tunai di Sinjai dinilai Menyalahi aturan Social Distancing.

Penyelenggara Bantuan Pangan Non Tunai di Sinjai dinilai Menyalahi aturan Social Distancing.

Sinjai_Rn– Pembuatan Kartu Bagi calon penerima BPNT dinilai menyalahi Aturan Social Distancing, perihal ini terkait kegiatan tersebut di pusatkan disatu Desa yg mewakili 4 Desa lainnya, Seperti Halnya di Kecamatan Sinjai Timur, Kegiatannya dilaksanakan dikantor Desa Panaikang. Mereka dikumpul secara bersamaan dengan 3 Desa Lainnya, diantaranya Desa Sanjai, Desa Pasimarannu dan Desa Tongke-Tongke, Jumlah masyarakat calon penerima BPNT Sekitar 300 lebih warga berkumpul secara bersamaan disatu tempat.

Penyelenggara dalam Hal ini Dinas sosial dinilai sudah menyalahi himbauan Sosial Distancing, ditengah pandemi Seperti ini pemerintah daerah Sinjai telah menggalakkan slogam jaga jarak sejak Pandemi Covid 19.

“Sosial Distancing atau pishical distancing harusnya mampu di Contoh Dinas terkait, blum lagi tidak ada pengaturan ataupun antrian yang jelas. Seharusnya pelaksanaan diDesa Masing-masing demi mengurangi aktifitas berkumpul” tutur Ahmad Ishak yang juga selaku Pengurus Karang Taruna Tenrisannae, ahamad juga menyampaikan kritiknya soal data yang digunakan Dinas terkait, penyoal data yang digunakan adalah data dari beberapa tahun lalu, artinya tidak ada Update data di tahun sebelumnya sampai hari ini. Akibatnya banyak warga yang telah meninggal Dunia masih tercatat namanya sebagai warga yang berhak menerima BPNT.

Berdasarkan pengakuan masyarakat mereka dihimbau dari pemerintah desa masing-masing untuk datang pukul 08.00 Wita di lokasi dengan tidak disertai pengaturan antrian yang jelas.(fkr)

Komentar Facebook