Minggu, Desember 8, 2019
Home > Advertorial > Wabup Sinjai Wacanakan Pembangunan Kolam Retensi, Menjadi Harapan Baru Cegah Banjir Berulang Dalam Kota Sinjai

Wabup Sinjai Wacanakan Pembangunan Kolam Retensi, Menjadi Harapan Baru Cegah Banjir Berulang Dalam Kota Sinjai

SINJAI. Re-Aksinews.com. Meskipun sempat surut pada siang hari menjelang sore, namun luapan air yang merendam kota Sinjai pada Minggu pagi (27/05/2019), kembali menggenangi wilayah ibukota Kabupaten Sinjai pada malamnya dengan ketinggian sampai 20 sampai 75 cm, dan lagi-lagi menjadi tamu tak diundang pada beberapa rumah warga dan sejumlah gedung perkantoran yang rutin dkunjunginya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sinjai, Achmad Karim Saat Menunjukkan Lokasi Sumber Luapan Air Kepada Wakil Bupati Sinjai dan Komandan Kodim 1424 Sinjai

Banjir beruntun ini, memang tampak tidak hanya meningkatkan kesibukan aparat pada Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Sinjai yang melakukan posko siaga bencana, karena beberapa warga yang selama ini menganggap kejadian banjir seperti ini sebagai hal yang biasa dalam ibukota kabupaten pada setiap tahunnya, juga tak luput dari kesibukan untuk kembali membersihkan rumahnya untuk kedua kalinya dalam interval waktu yang relatif cukup singkat.

Wakil Bupati Sinjai Meninjau Langsung Lokasi Sumber Air yang Meluap ke Dalam Kota

Bahkan seiring dengan meningkatnya intensitas luapan air ini, reaksi sejumlah warga masyarakat pun turut mengalir deras di berbagai aplikasi media sosial, ada yang tetap memberi support di antara mereka yang juga tetap intens mendiskusikan dan mempertanyakan langkah-langkah kongkret pemerintah daerah dalam upaya penaggulangannya.

Tidak sedikit analisis komparasi personal dibalik perbandingan harapan strategi yang mengemuka, meski tak jarang ada lontaran keakuan dan pengakuan yang harus terpantul menghunjamnya kembali hingga semua yang terkaji nyaris tak tersaji secara utuh pada altar harapan yang dapat membangkitkan dan menggairahkan selera penanggulangan masalah.

Wakil Bupati Sinjai Bersama Dandim dan Jajaran BPBD Sinjai Pantau Alur Tumpahan Air dari atas perbukitan

Dari pantauan awak redaksi media ini, sejak dulu persoalan banjir ataupun genangan air pada sejumlah titik tertentu dalam ibukota memang tidak pernah teratasi secara total, termasuk dari para mantan birokrat yang kini berada pada ruang pasca pengabdiannya, sehingga tak perlu ada yang harus menepuk dada menonjolkan diri sendiri apalagi untuk menekuk yang lain, karena fakta hari ini mungkin merupakan bagian dari warisan kegagalan masa lalu.

Diakui, bahwa respon pemerintah selama ini selalu ada pada saat kejadian, namun fakta empiris juga membuktikan jika sikap reaktif pada kejadian insidentil, sesungguhnya tak pernah cukup untuk menyelesaiakan permasalahan secara tuntas, yang hari ini lagi-lagi terbukti dengan berulangnya masalah dan penyebab yang sama.

Demikian halnya yang lagi naik pentas hari ini, tataplah fakta ini sebagai sebuah kenyataan, terimlah sebagai warisan yang harus ditangani, jadikan semua kritikan sebagai pemantik semangat dan kreatifitas untuk membuktikan bahwa barisan ini memang hadir sebagai solusi bagi masalah yang telah berurat berakar, bukan kontestan pemburu legitimasi, bukan penggiat pencitraan, dan bukan  driver oportunisme yang sesungguhnya telah gagal identitas dengan kebiasaan laporan ABSnya.

Banjir Kembali Menerjang pada Malam Hari

Tentu tak ada alasan mengharamkan tumbuhnya harapan baru pada lahan kondisi yang terburuk sekalipun, seperti harapan banyak yang kini tetap menyeruak pada duet kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa dan Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong, yang dalam konteks persoalan banjir ini diyakini memiliki komitmen kuat dan keseriusan untuk menyelesaikannya.

Sikap reaktif yang telah ditunjukkan oleh keduanya dengan turun langsung melakukan peninjauan pada lokasi kejadian banjir dengan melibatkan aparat teknis terkait, boleh saja disorot sebagai model pencitraan seperti yang juga telah dilakonkan oleh mereka yang pernah aktif menjalankannya disaat kekuasaan masih dalam genggamannya yang mungkin saat ini telah semakin lupa terhadap hal-hal yang terlupakan dalam masa kekuasaannya.

Kini, pemerintah daerah sudah mulai melangkah dengan aksi pembersihan dan normalisasi saluran drainase yang kini terus diupayakan untuk lebih dimaksimalkan pelaksanaannya dengan mengharapkan dukungan dan peran serta seluruh pihak, tidak terkecuali partisipasi aktif segenap warga masyarakat itu sendiri.

Wakil Bupati Sinjai Berdiskusi Dengan Pimpinan Media Online Sinjai Info

Selain itu, dalam peninjauan Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong bersama Komandan Kodim 1424 Sinjai, Letkol Inf. Oo Sahrodjat, Plt Kepala BPBD, Budiaman dan Kabid Kedaruratan , Achmad Karim serta Plt. Camat Sinjai Utara, Andi Jefriyanto Asapa pada areal perbukitan yang diduga menjadi sumber limpahan air dalam kota,  terinspirasi dengan satu solusi, yaitu membangun kolam retensi pada areal perbukitan yang diharapkan dapat menjadi tempat penampungan air.

Usai melakukan peninjauan pada hari yang sama Minggu (26/05/2019),  konsep pembangunan kolam retensi ini pun kemudian disampaikan Wakil Bupati Sinjai Hj Andi Kartini Ottong saat memimpin rapat koordinasi yang mendapat dukungan dan respon positif dari intansi teknis terkait peserta rapat yang juga turut dihadiri Dandim 1424 Sinjai dan Sekda Sinjai.

Semoga wacana pembangunan kolam retensi ini disamping optimalisasi pembersihan dan normalisasi saluran drainase dapat menjadi solusi terhadap ancaman genangan air dalam kota saat hujan.

Komentar Facebook